Pada tanggal 10-11 November 2018, tiga orang mahasiswa JTK bertanding di ACM International Collegiate Programming Contest (ACM-ICPC) Asia Jakarta Regional Contest 2018 di BINUS University. Tiga orang mahasiswa JTK ini adalah Irsyad Farhan Ramadhan (161524015/D4-Teknik Informatika), Muhammad Alwan Farid (161524024/D4-Teknik Informatika), dan M. Dena Adryan (171524015/D4-Teknik Informatika). Bersama dosen pembimbing Yudi Widhiyasana, S.Si., M.T., ketiganya bergabung dalam satu tim bernama DMX_squad. Mereka bertanding di ACM-ICPC Asia Jakarta Regional Contest 2018 setelah mengikuti Indonesia National Contest 2018 yang diselenggarakan secara online pada tanggal 7 Oktober 2018.

ACM-ICPC Asia Jakarta Regional Contest 2018 merupakan kompetisi pemrograman tingkat regional yang diikuti oleh tim-tim competitive programming se-Asia. Tercatat 28 universitas dari lima negara bertanding pada kompetisi ini. Kelima negara tersebut adalah Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Singapura, dan Vietnam.

Pada kompetisi kali ini, tim DMX_squad berhasil mengerjakan 3 dari 12 soal dalam waktu 5 jam. Mereka pertama kali berhasil mengerjakan soal I dalam waktu 23 menit. Soal D berhasil dikerjakan dalam waktu 61 menit setelah lima kali percobaan. Sementara itu, soal A berhasil dikerjakan dalam waktu 190 menit setelah tiga kali percobaan. Sayangnya, soal L tidak berhasil dikerjakan hingga kompetisi berakhir. Atas pencapaiannya tersebut, tim DMX_squad menempati urutan ke-54.

Meski belum keluar sebagai pemenang, capaian tersebut luar biasa. Keikutsertaan ini mencatat sejarah baru bagi JTK karena ini merupakan kali pertama mahasiswa JTK berhasil menembus ACM-ICPC tingkat regional setelah mulai aktif di dunia competitive programming pada tahun 2015.

Selain itu, mengikuti ACM-ICPC Asia Jakarta Regional Contest 2018 ini bukan hal yang mudah. Agar dapat turut bertanding, para peserta dari Indonesia harus merupakan peserta terpilih dari lima kompetisi ACM-ICPC Multi-Provincial (tingkat nasional) yang diselenggarakan di Indonesia sepanjang tahun 2018. Kelima kompetisi tersebut adalah CompFest 2018 yang diselenggarakan oleh Universitas Indonesia, Ideafuse 2018 yang diselenggarakan oleh STMIK Mikroskil Medan, Vocomfest 2018 yang diselenggarakan oleh Universitas Gadjah Mada, Maranatha Programming Contest 2018 yang diselenggarakan oleh Universitas Kristen Maranatha, dan Indonesia National Contest 2018 yang diselenggarakan oleh BINUS University.

Pada kompetisi ACM-ICPC Asia Jakarta Regional Contest 2018 ini, tim Deobureo Minkyu Party dari Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAIST), Korea Selatan berhasil keluar sebagai juara setelah menyapu bersih 11 soal yang diberikan. Pada peringkat kedua, tim earlybird dari Kyoto University, Jepang berhasil mengerjakan 10 soal, diikuti oleh tim 3Sophomores dari National University of Singapore yang juga berhasil mengerjakan 10 soal. Sementara itu, tim terbaik dari Indonesia, Supir Tayo dari Universitas Indonesia menduduki peringkat kelima setelah berhasil mengerjakan 9 soal bersama dengan tim CMP dari KAIST yang menduduki peringkat keempat.

Sebagai rangkaian dari kompetisi tahunan ACM-ICPC, para pemenang dari ACM-ICPC Asia Jakarta Regional Contest 2018 dan kompetisi-kompetisi tingkat regional ACM-ICPC lainnya di seluruh dunia akan bertanding di ACM-ICPC World Finals 2019 yang diselenggarakan di University of Porto, Portugal, 31 Maret hingga 5 April 2019 mendatang. (MS)