12 Maret 2017, Mahasiswa Jurusan Teknik Komputer dan Informatika kembali meraih prestasi akademik di kancah nasional. Hal ini dibuktikan dengan pencapaian di ajang Technocorner 2017 yang dipersembahkan oleh Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada bersama dengan Kekuarga Mahasiswa Teknik Elektro dan Teknologi Informasi.

Lomba yang dibuka pada bulan Desember ini merupakan kompetisi di bidang teknologi yang pada tahun ini mengusung tema “Cintai Indonesia dengan Mahakarya Anak Bangsa”. Kegiatan Technocorner ini terdiri dari 5 rangkaian event yaitu Seminar Nasional, Electrical Engineering Competition, Software Development Competition, Line Follower Competition, dan Techno Expo. Keseluruhan rangkaian acara diharapkan dapat menjadi titik awal bagi bangsa dalam memajukan, mengembangkan, dan mengaplikasikan IPTEK sekaligus mampu menumbuhkan cinta terhadap karya anak bangsa Indonesia.

Pada ajang Technocorner UGM 2017 ini, tim JTK POLBAN berhasil meraih juara 2 dalam bidang Software Development Competition (SDC) yang diikuti FURQON TEAM dan beranggotakan Ali Qornan Jaisyurrahman (151511007/D3-TI), Adi Maulana Triadi (151511002/D3-TI), dan Ikhsan Hari Wijayanto (151511013/D3-TI). Dengan tema “Digitize Indonesia for a Great Future with Innovative Mobile Apps” diharapkan kompetisi pengembangan aplikasi smartphone ini dapat memberikan solusi praktis atas permasalahan yang ada di masyarakat serta inovasi di bidang teknologi.

Proses yang dilalui FURQON TEAM tidaklah mudah. Proses seleksi dimulai dari tahap pengumpulan proposal dan mengunggah video tentang aplikasi yang akan dikembangkan, lalu pengumpulan prototype atau aplikasi yang dikembangkan sebagai syarat untuk mengikuti babak final. Pada babak final, peserta melakukan presentasi di depan dewan juri serta menampilkan karyanya di Technoexpo 2017. Persiapan yang memakan waktu hingga satu setengah bulan inipun tak lepas dari bimbingan dosen JTK POLBAN yang diwakili oleh Ghifari Munawar, S.Kom., M.T., Jonner Hutahaean, BSET., M.Info.Sys. serta Ir. Irawan Thamrin, M.T.

Ditemui saat FURQON TEAM sudah kembali ke Kampus POLBAN, salah satu anggota, Adi Maulana, mengaku bahwa ada harapan lain dari aplikasi yang membawa mereka menjadi juara itu. Mereka berharap dapat memperbaiki sistem antre di Indonesia agar lebih baik dan membuat Indonesia menjadi bangsa yang bermartabat, karena antre merupakan cerminan watak seseorang dan bangsanya. (SR/MS)